Skip to main content

Apakah Tempat Jude Bellingham di Skuad Piala Dunia Inggris Sedang Dipertanyakan dengan Serius?


PT Rifan Financindo Berjangka  Dalam beberapa pekan terakhir, publik sepak bola Inggris dan media internasional ramai menyoroti keputusan pelatih Thomas Tuchel untuk mengecualikan Jude Bellingham dari skuad Inggris. Isu ini memicu pertanyaan besar: apakah benar-benar ada keraguan serius mengenai tempat Bellingham dalam skuad Piala Dunia mendatang? Kita telaah fakta, motivasi, dan potensi dampaknya.


Kondisi Cedera dan Pemulihan Bellingham

  • Bellingham sempat menjalani operasi pada bahu kirinya, dan baru kembali bermain di Real Madrid setelah absen sekitar dua bulan karena cedera tersebut. (The Washington Post)

  • Tuchel mengakui bahwa salah satu alasan Bellingham absen dari panggilan timnas adalah “kurangnya ritme” setelah kembali dari cedera. (CNA)

  • Meski kembali bermain, Bellingham belum memainkan banyak menit penuh untuk Madrid sejak pemulihannya. (FOX Sports)

  • Alasan fisik ini menjadi dasar dari argumen bahwa pemanggilan terlalu dini bisa menciptakan risiko, dan Tuchel memilih untuk menahan Bellingham saat ini sebagai strategi jangka panjang. (Yahoo Sports)


Logika Pemanggilan dan Filosofi Seleksi Tuchel

  • Tuchel memilih mempertahankan hampir seluruh tim yang sebelumnya tampil dalam kualifikasi Piala Dunia sebagai bentuk konsistensi dan penghargaan atas performa tim sebelumnya. (FOX Sports)

  • Menurut Tuchel, seleksi bukan semata tentang individu bintang, tetapi tentang kolektivitas dan “team spirit” dalam skuad. (FOX Sports)

  • Pelatih asal Jerman itu menyatakan bahwa tidak ada “jaminan” untuk siapa pun, bahkan pemain bintang sekalipun, karena kompetisi di dalam tim sangat terbuka. (FOX Sports)

  • Tuchel menegaskan bahwa pintu bagi “karakter top” (top characters) tetap terbuka — artinya, Bellingham bisa kembali jika kondisi dan performanya memenuhi syarat. (The Guardian)


Kontroversi Non-Fisik: Sikap & Persepsi Publik

  • Beberapa media Inggris menyoroti perilaku Bellingham, termasuk laporan gestur yang dianggap “egois”. (beIN SPORTS)

  • Terjadi momen kontroversial ketika Tuchel menyebut gaya bermain Bellingham bisa “sedikit menolak” (repulsive), yang kemudian dijelaskan dan dimaafkan oleh pelatih itu sendiri. (The Guardian)

  • Meski ada sorotan, Tuchel bersikeras bahwa tidak ada perselisihan pribadi besar antara dia dan Bellingham — keputusan seleksi lebih bersifat strategis daripada personal. (Times Union)


Suara Kritikus dan Pendukung

  • Tokoh sepak bola seperti Steve McManaman menyatakan bahwa menyisihkan Bellingham dari skuad Piala Dunia akan menjadi keputusan yang “sangat tidak masuk akal.” (TNT Sports)

  • Sebaliknya, pihak yang mendukung keputusan Tuchel menilai pemilihan saat ini adalah langkah bijaksana, menjaga keseimbangan antara bintang dan tim, terutama di tahun kritis menjelang Piala Dunia. (Yahoo Sports)

  • Ada pula dugaan media menciptakan narasi negatif karena sulit mengkritik secara performa — sehingga isu sikap dan keegoisan lebih diangkat. (beIN SPORTS)


Risiko dan Peluang untuk Inggris

Risiko jika Bellingham dikesampingkan terus-menerus:

  1. Kehilangan kreativitas dan visi serang di tengah lapangan, mengingat Bellingham adalah salah satu penggerak utama di Real Madrid dan timnas Inggris.

  2. Kritik dari publik dan pakar sepak bola jika tim besar seperti Inggris tampil di Piala Dunia tanpa salah satu talenta terbaiknya.

  3. Dampak psikologis pada pemain: Bellingham bisa merasa kurang dihargai atau dilepas potensi kontribusinya.

Peluang di lain sisi:

  1. Menumbuhkan skuad yang lebih seimbang, dengan pemain yang siap berkorban dan fokus pada kebersamaan tim.

  2. Memberi waktu bagi Bellingham untuk sepenuhnya fit dan mencapai performa puncak tanpa tekanan panggilan langsung.

  3. Menyimpan kartu as: jika nanti Bellingham benar-benar kembali dalam kondisi prima, dia bisa menjadi pembeda besar di turnamen besar.


Kesimpulan: Apakah Pertanyaan Itu Serius?

Ya — pertanyaan tentang tempat Bellingham di skuad Piala Dunia Inggris sangatlah serius, tetapi tidak selalu berdasar pada konflik pribadi semata. Ada kombinasi faktor: pemulihan cedera, filosofi seleksi Tuchel yang menekankan kolektivitas, dan persepsi publik tentang karakter bintang muda.

Namun, Tuchel tampak membuka peluang agar Bellingham kembali jika ia menunjukkan bahwa ia layak — bukan hanya sebagai nama besar, tetapi sebagai bagian tim yang kohesif. Dari sudut ini, keputusan saat ini bisa dipandang sebagai manajemen jangka panjang, bukan sekadar peminggiran sesaat.


PT Rifan Financindo Berjangka 

Comments

Popular posts from this blog

Lionel Messi Cetak 3 Rekor Sekaligus di Piala Dunia Antarklub 2025

  PT Rifan Financindo Berjangka - Lionel Messi kembali mencetak sejarah di dunia sepak bola. Dalam turnamen Piala Dunia Antarklub 2025 yang digelar di Amerika Serikat, sang megabintang asal Argentina ini mencatatkan tiga rekor prestisius sekaligus bersama klubnya, Inter Miami . Tak hanya menjadi pusat perhatian global, Messi berhasil menorehkan momen magis yang mempertegas statusnya sebagai legenda sejati olahraga ini. Baca juga :  Indeks Harga Saham Gabungan Ditutup Melemah 1. Cetak 50 Gol untuk Inter Miami: Rekor Emas dalam Sejarah Klub Pertandingan semifinal Piala Dunia Antarklub 2025 menjadi saksi gol ke-50 Lionel Messi bersama Inter Miami. Gol tersebut tercipta melalui sepakan bebas indah dari luar kotak penalti yang mengoyak jala kiper Al Hilal pada menit ke-67. Messi kini resmi menjadi top skor sepanjang masa Inter Miami , hanya dalam dua musim. Statistik yang diraihnya mencerminkan konsistensi luar biasa: 2. Pencetak Gol Terbanyak di Piala Dunia Antarklub Sepanj...

Barcelona Incar Marcus Rashford: Apakah Pendaftaran ke La Liga Mungkin Terwujud?

PT Rifan Financindo Berjangka - Barcelona kembali mencuri perhatian di bursa transfer Eropa dengan rumor ketertarikan terhadap Marcus Rashford. Penyerang asal Inggris milik Manchester United tersebut disebut-sebut sebagai target utama untuk memperkuat lini depan Blaugrana musim 2025/2026. Namun, situasi finansial yang rumit dan regulasi ketat La Liga menimbulkan pertanyaan besar: apakah Barcelona benar-benar bisa mendaftarkan Marcus Rashford ke La Liga? Profil Marcus Rashford: Aset Berharga Manchester United Marcus Rashford merupakan pemain serba bisa yang dapat bermain di posisi sayap kiri, penyerang tengah, hingga gelandang serang. Pemain kelahiran Manchester, 31 Oktober 1997 ini mencetak 123 gol dan 70 assist dalam lebih dari 380 penampilan bersama Manchester United di semua kompetisi. Statistik Rashford (2024/2025) Data Penampilan 42 Gol 15 Assist 9 Rata-rata rating 7,1 Dengan usia masih 27 tahun, Rashford berada di puncak kariernya dan menjadi salah...

Transfer Gagal Angeliño, Alasan Mundurnya Al Hilal di Detik Terakhir dari Kesepakatan dengan AS Roma

PT Rifan Financindo Berjangka - Kabar mengejutkan datang dari bursa transfer musim panas 2025, ketika kesepakatan yang sudah hampir final antara AS Roma dan klub Arab Saudi, Al Hilal, untuk transfer bek kiri Angeliño tiba-tiba dibatalkan sepihak oleh pihak pembeli. Dalam artikel ini, kami mengulas secara mendalam kronologi, isi kesepakatan, faktor perubahan sikap Al Hilal, serta dampak besar bagi strategi transfer Roma ke depan. Kesepakatan Awal Roma dan Al Hilal: Detail Kontrak dan Nilai Transfer AS Roma dan Al Hilal pada awalnya telah mencapai kesepakatan penuh terkait transfer permanen Angeliño, bek kiri asal Spanyol yang menjalani musim 2024/25 sebagai pemain pinjaman dari RB Leipzig. Setelah performa impresif di paruh kedua musim bersama Giallorossi, Roma memutuskan untuk mempermanenkan sang pemain. Roma kemudian membuka pembicaraan dengan beberapa klub, dan Al Hilal menjadi kandidat paling serius. Kedua klub sepakat dalam: Nilai transfer : €6 juta Durasi kontrak : 3 t...