Skip to main content

Manchester United Terjebak Dalam Siklus Lama di Era Rúben Amorim — Mengapa Hasil Imbang Melawan West Ham United Menjadi Simpul Kritik



PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA -   Dalam laga kandang melawan West Ham United, Manchester United kembali gagal memetik kemenangan meski sempat unggul lewat gol Diogo Dalot pada menit ke-58. Namun, kelengahan defensif di akhir pertandingan membuat West Ham menyamakan kedudukan melalui gol Soungoutou Magassa di menit ke-83 — hasil akhir: 1-1. (Reuters)

Menurut pelatih Rúben Amorim, tim “kehilangan kontrol” setelah unggul — tim terlalu cepat pasif dan gagal menjaga tempo, sehingga membuka celah dari bola mati dan serangan balik lawan. (TNT Sports)

Mengulang Pola: Satu Langkah Maju, Dua Langkah Mundur

⚠️ Keputusan Taktis & Pergantian Pemain yang Dipertanyakan

Amorim membuat keputusan mengejutkan dengan menurunkan pemain muda Ayden Heaven sebagai starter — menggantikan pemain inti di lini belakang. Heaven menunjukkan antusiasme, tetapi kartu kuning di menit awal dan digantikan di paruh waktu dengan pemain cadangan menunjukkan bahwa strategi itu tidak efektif. (Football365)

Substitusi berikutnya juga tergolong bertahan: masuknya pemain seperti Patrick Dorgu, Manuel Ugarte, dan Mason Mount menyiratkan bahwa pelatih memilih untuk mengamankan keunggulan, bukan memperbesar skor — pendekatan yang kemudian terbukti keliru. (Football365)

Produktivitas Menyerang Minim & Kreativitas Rendah di Final Third

Meskipun penguasaan bola mencapai hampir 65% dan tim melepaskan 17 tembakan, hanya 4 yang tepat sasaran — menunjukkan rendahnya efektivitas di lini akhir. Di tengah dominasi tersebut, penyelesaian akhir dan crossing tim dinilai “tidak cukup baik”. (beIN SPORTS)

Peluang emas oleh Matheus Cunha gagal dikonversi, dan pemain kunci seperti Bruno Fernandes hanya mampu menghasilkan satu tembakan on-target, sementara peluang lain lewat tendangan melengkung menabrak tiang. (Football365)

Mentalitas “Cukup Aman” Setelah Unggul — Bahaya yang Terulang

Setelah unggul, tim tampak kehilangan urgensi: lebih banyak bertahan daripada menekan, menunggu laga usai daripada mencari gol kedua sebagai jaminan. Pemikiran ini berbuah mahal: satu sudut ganda lawan di menit akhir menghasilkan gol penyeimbang. (TNT Sports)

Amorim sendiri menyebut ini sebagai kegagalan menjaga konsistensi — tim terlihat kuat di beberapa fase, tetapi setelah mencetak gol justru kehilangan agresivitas dan struktur. (MyKhel)

Implikasi: Mengapa Kritik Terhadap Amorim Kian Menguat

Kekalahan poin dari tim papan bawah seperti West Ham mencerminkan betapa rapuhnya defensif dan lemahnya ketajaman ofensif Manchester United. Kepastian poin seharusnya sudah masuk kantong — terutama di Old Trafford.

Media dan analis menyuarakan kekecewaan, menyebut bahwa koleksi hasil manis — seperti kemenangan di markas lawan — tidak berarti apa-apa jika di laga-laga mudah tim tetap gagal mengunci kemenangan. (Football365)

Mirip dengan pola dari musim lalu — ketika kekalahan kandang dan permainan inkonsisten terus menghantui tim — United tampak belum bisa keluar dari siklus stagnan: performa “naik-turun”, hasil tidak stabil, dan strategi yang terkadang kontraproduktif. (The Guardian)

Mengurai Masalah: Di Mana Pusat Krisis Manchester United Saat Ini

graph TD
    A[Strategi Taktik Fragile] --> B[Kesulitan Menyusun Serangan Terstruktur]
    B --> C[Minim Kesempatan & Finishing Lemah]
    A --> D[Keputusan Substitusi Defensive]
    D --> E[Pasif Setelah Unggul]
    E --> F[Kebobolan Dari Bola Mati / Counter]
    subgraph Mentalitas & Konsistensi
        G[Lack Urgency] --> H[Performan Inkonsisten]
        H --> I[Siklus Kekecewaan]
    end
    C --> I
    F --> I
  • Strategi taktis dan substitusi defensif telah mengikis kemampuan tim untuk menguasai laga secara komprehensif.

  • Minim kreativitas di sepertiga akhir lapangan — crossing dan penyelesaian — menjadi beban besar saat peluang muncul.

  • Mentalitas tim tampak lemah: segera puas setelah unggul, kurang agresif mencari gol tambahan, dan rentan terganggu saat tekanan datang.

  • Konsistensi buruk: meski kadang tampil impresif (terutama di laga besar atau kompetisi Eropa), di liga domestik hasil selalu goyah — membentuk reputasi “tim tanpa identitas stabil”.

Apa yang Diharapkan ke Depan: Jalan Keluar dari Siklus

  • Peninjauan ulang filosofi bermain — United harus menemukan gaya yang cocok dengan skuat saat ini, bukan sekadar meniru taktik berdasarkan nama besar.

  • Perlu memperkuat kreativitas di lini tengah dan menyempurnakan eksekusi di kotak penalti: crossing, keputusan ofensif, dan penyelesaian harus ditingkatkan.

  • Mentalitas dan disiplin — terutama dalam situasi unggul — harus dibangun ulang: jangan pernah merasa cukup sebelum tiga poin di tangan.

  • Adaptasi dinamika permainan — agar tak mudah goyah oleh bola mati atau serangan balik lawan, terutama terhadap tim yang mengandalkan pertahanan dan set piece.

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA - Glh 

Comments

Popular posts from this blog

Lionel Messi Cetak 3 Rekor Sekaligus di Piala Dunia Antarklub 2025

  PT Rifan Financindo Berjangka - Lionel Messi kembali mencetak sejarah di dunia sepak bola. Dalam turnamen Piala Dunia Antarklub 2025 yang digelar di Amerika Serikat, sang megabintang asal Argentina ini mencatatkan tiga rekor prestisius sekaligus bersama klubnya, Inter Miami . Tak hanya menjadi pusat perhatian global, Messi berhasil menorehkan momen magis yang mempertegas statusnya sebagai legenda sejati olahraga ini. Baca juga :  Indeks Harga Saham Gabungan Ditutup Melemah 1. Cetak 50 Gol untuk Inter Miami: Rekor Emas dalam Sejarah Klub Pertandingan semifinal Piala Dunia Antarklub 2025 menjadi saksi gol ke-50 Lionel Messi bersama Inter Miami. Gol tersebut tercipta melalui sepakan bebas indah dari luar kotak penalti yang mengoyak jala kiper Al Hilal pada menit ke-67. Messi kini resmi menjadi top skor sepanjang masa Inter Miami , hanya dalam dua musim. Statistik yang diraihnya mencerminkan konsistensi luar biasa: 2. Pencetak Gol Terbanyak di Piala Dunia Antarklub Sepanj...

Barcelona Incar Marcus Rashford: Apakah Pendaftaran ke La Liga Mungkin Terwujud?

PT Rifan Financindo Berjangka - Barcelona kembali mencuri perhatian di bursa transfer Eropa dengan rumor ketertarikan terhadap Marcus Rashford. Penyerang asal Inggris milik Manchester United tersebut disebut-sebut sebagai target utama untuk memperkuat lini depan Blaugrana musim 2025/2026. Namun, situasi finansial yang rumit dan regulasi ketat La Liga menimbulkan pertanyaan besar: apakah Barcelona benar-benar bisa mendaftarkan Marcus Rashford ke La Liga? Profil Marcus Rashford: Aset Berharga Manchester United Marcus Rashford merupakan pemain serba bisa yang dapat bermain di posisi sayap kiri, penyerang tengah, hingga gelandang serang. Pemain kelahiran Manchester, 31 Oktober 1997 ini mencetak 123 gol dan 70 assist dalam lebih dari 380 penampilan bersama Manchester United di semua kompetisi. Statistik Rashford (2024/2025) Data Penampilan 42 Gol 15 Assist 9 Rata-rata rating 7,1 Dengan usia masih 27 tahun, Rashford berada di puncak kariernya dan menjadi salah...

Transfer Gagal Angeliño, Alasan Mundurnya Al Hilal di Detik Terakhir dari Kesepakatan dengan AS Roma

PT Rifan Financindo Berjangka - Kabar mengejutkan datang dari bursa transfer musim panas 2025, ketika kesepakatan yang sudah hampir final antara AS Roma dan klub Arab Saudi, Al Hilal, untuk transfer bek kiri Angeliño tiba-tiba dibatalkan sepihak oleh pihak pembeli. Dalam artikel ini, kami mengulas secara mendalam kronologi, isi kesepakatan, faktor perubahan sikap Al Hilal, serta dampak besar bagi strategi transfer Roma ke depan. Kesepakatan Awal Roma dan Al Hilal: Detail Kontrak dan Nilai Transfer AS Roma dan Al Hilal pada awalnya telah mencapai kesepakatan penuh terkait transfer permanen Angeliño, bek kiri asal Spanyol yang menjalani musim 2024/25 sebagai pemain pinjaman dari RB Leipzig. Setelah performa impresif di paruh kedua musim bersama Giallorossi, Roma memutuskan untuk mempermanenkan sang pemain. Roma kemudian membuka pembicaraan dengan beberapa klub, dan Al Hilal menjadi kandidat paling serius. Kedua klub sepakat dalam: Nilai transfer : €6 juta Durasi kontrak : 3 t...