Skip to main content

SPORT NEWS UPDATE - Soal Liga Super Eropa, Juventus Santai Tanggapi Kemungkinan Sanksi UEFA



PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA - Direktur Juventus Fabio Paratici mengungkapkan pihaknya santai menanggapi kemungkinan terkena sanksi karena Liga Super Eropa. Menurut Paratici, Juventus tidak melanggar aturan.


Kami sangat tenang karena kami tahu kami bertindak dengan jelas. Jadi tidak ada yang membuat kami khawatir, ujar Paratici seperti dilansir Football Italia.


Juventus menjadi salah satu dari 12 klub yang sempat mengusulkan adanya Liga Super Eropa. Bahkan, presiden Juventus, Andrea Agnelli bisa dibilang sebagai inisiator utama kompetisi baru itu.


BACA JUGA : PT Rifan - Cuaca Pada Hari Ini, Selasa 27 April 2021 Cerah Berawan di Langit Pagi Jabodetabek


UEFA dan FIFA menanggapi Liga Super Eropa dengan reaksi keras. Mereka mengancam sanksi terhadap 12 klub pengusung, kendati kompetisi itu tak jadi digelar.


Paratici mengatakan, Agnelli sendiri tidak terlihat khawatir. Menurutnya, Agnelli bertindak karena ia peduli terhadap sepak bola dan Juventus.


Saya tahu betapa dia peduli dengan sepak bola yang bagus dan Juventus, katanya.



Hal Tidak Benar


Paratici mengatakan, ancaman sanksi itu muncul lantaran ada informasi yang tidak akurat soal Liga Europa. Menurutnya, Liga Super Eropa sama sekali bukan kompetisi yang tertutup.


Beberapa yang dikatakan tidak benar semisal itu adalah liga yang tertutup, atau tim yang ikut meninggalkan liga domestik masing-masing, katanya.



12 Klub Penggagas Liga Super Eropa

Italia


Juventus


Inter Milan


AC milan


 


Spanyol


Real Madrid


Barcelona


Atletico Madrid


 


Inggris


Chelsea


Manchester United


Manchester City


Arsenal


Tottenham Hotspur






PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA - Gfr

Comments

Popular posts from this blog

Thomas Tuchel dan Kutukan Laga Kedua Inggris: Hasil Imbang Kontra Ghana Memunculkan Bayang-Bayang Era Gareth Southgate

  PT Rifan Financindo Berjangka -  Timnas Inggris memasuki Piala Dunia 2026 dengan optimisme tinggi setelah kemenangan meyakinkan 4-2 atas Kroasia pada laga pembuka. Namun, euforia tersebut meredup ketika skuad asuhan Thomas Tuchel hanya mampu bermain imbang 0-0 melawan Ghana dalam pertandingan kedua Grup L. Hasil tersebut kembali memunculkan pola yang selama bertahun-tahun menghantui Three Lions: penurunan performa pada laga kedua turnamen besar. ( The Guardian ) Fenomena ini segera memicu perbandingan dengan era Gareth Southgate, ketika Inggris kerap tampil eksplosif pada awal turnamen tetapi kehilangan ketajaman saat menghadapi lawan yang lebih defensif. Bagi Tuchel, hasil imbang melawan Ghana menjadi ujian pertama yang menunjukkan bahwa transformasi sepak bola Inggris belum sepenuhnya selesai. ( The Guardian ) Inggris Mendominasi, Tetapi Kehilangan Kreativitas Secara statistik, Inggris menguasai jalannya pertandingan. Penguasaan bola yang dominan tidak mampu ...

Real Madrid Hentikan Aktivitas Transfer, Xabi Alonso Siap Maksimalkan Skuad yang Ada

PT Rifan Financindo Berjangka - Real Madrid secara resmi menghentikan aktivitas belanja pemain untuk musim panas 2025. Keputusan ini mengindikasikan bahwa pelatih anyar Xabi Alonso harus bersiap menjalani musim perdananya di Santiago Bernabéu tanpa tambahan kekuatan baru. Dengan tekanan besar dan ekspektasi tinggi dari manajemen serta para pendukung, Real Madrid memilih stabilitas skuad ketimbang manuver besar di bursa transfer. Real Madrid Resmi Tutup Buku Transfer Musim Panas 2025 Dewan direksi klub telah menyampaikan bahwa anggaran belanja musim panas tahun ini tidak akan digunakan sepenuhnya. Setelah mendatangkan satu atau dua pemain kunci lebih awal, Madrid kini memutuskan untuk menahan diri dari pembelian tambahan. Menurut sumber internal klub, keputusan ini diambil berdasarkan pertimbangan: Keseimbangan finansial pasca investasi besar dalam infrastruktur klub. Fokus pada pengembangan pemain muda seperti Arda Güler, Endrick, Nico Paz, dan Álvaro Carrillo. Penilaian ...

Barcelona Incar Marcus Rashford: Apakah Pendaftaran ke La Liga Mungkin Terwujud?

PT Rifan Financindo Berjangka - Barcelona kembali mencuri perhatian di bursa transfer Eropa dengan rumor ketertarikan terhadap Marcus Rashford. Penyerang asal Inggris milik Manchester United tersebut disebut-sebut sebagai target utama untuk memperkuat lini depan Blaugrana musim 2025/2026. Namun, situasi finansial yang rumit dan regulasi ketat La Liga menimbulkan pertanyaan besar: apakah Barcelona benar-benar bisa mendaftarkan Marcus Rashford ke La Liga? Profil Marcus Rashford: Aset Berharga Manchester United Marcus Rashford merupakan pemain serba bisa yang dapat bermain di posisi sayap kiri, penyerang tengah, hingga gelandang serang. Pemain kelahiran Manchester, 31 Oktober 1997 ini mencetak 123 gol dan 70 assist dalam lebih dari 380 penampilan bersama Manchester United di semua kompetisi. Statistik Rashford (2024/2025) Data Penampilan 42 Gol 15 Assist 9 Rata-rata rating 7,1 Dengan usia masih 27 tahun, Rashford berada di puncak kariernya dan menjadi salah...